Menumbuhkan kecintaan anak terhadap kebaikan dan kesungguhan untuk
mencintai aktifitas ibadah membutuhkan kesabaran dan ketelatenan. Kesabaran untuk
selalu mengingatkan tentang hal hal baik yang harus selalu dilaksanakan ataupun
hal hal buruk yang harus dihindari. Terkait
dengan ucapan, perilaku anak ataupun
respon ketika menghadapi situasi dan kondisi yang membuat anak tidak nyaman
nama untuk meminimalisir tantrum.
Terkait dengan pembiasaan ibadah (sholat&ngaji) anak anak target saat ini tidak terlalu muluk muluk,
yang penting mereka senang dengan aktifitas ini. Belum sepenuhnya lima waktu
sholat dikerjakan, tetapi paling tidak mereka senang menyambut panggilan adzan.
Seperti siang ini, kakak sedang asyik bermain peran dokter dokteran
bersama adiknya. Kelihatannya seru sekali.
Adzan dhuhur sudah berkumandang saatnya untuk sholat kataku mengingatkan
kakak.
“ya Mi, nanti” jawabnya
Mau berapa menit lagi?
“Sepuluh menit” jawabnya.
Selang sepuluh menit belum juga beranjak.
Sepertinya keinginan ummi untuk mengajak kakak sholat tepat waktu belum
bisa dijalankan. Kucoba dekati dan ajak dia ngobrol seolah olah ikut dalam
permainannya. Setelah nyambung barulah misi ummi untuk mengingatkan kakak
sholat ummi sampaikan, berusaha dengan rumus mengendalikan intonasi dan
menggunakan suara ramah serta metode Keep Information Short &
simple (KISS). Alhamdulillah akhirnya kakak mau menyudahi mainnya dan
melaksanakan sholat dhuhur.
Semoga bisa terus istiqomah, dan lebih baik lagi.
#hari6
#GamesLevel1
#Tantangan10hari
#KuliahbunsayIip
#KomunikasiProduktif

Tidak ada komentar:
Posting Komentar