Minggu, 12 November 2017

KOMUNIKASI PRODUKTIF #10


Alhamdulillah dengan sepenuh perjuangan sampailah dipenghujung tantangan dihari kesepuluh.  Namun sejatinya, setiap hari adalah sebuah kesempatan untuk menorehkan prestasi terbaik dalam membersamai anak, tak terbatas pada setiap 10 hari tantangan saja. Tapi setidaknya dalam sepuluh hari terakhir ini mengajarkan banyak hal. Tentang kesabaran, tentang strategi dalam komunikasi, tentang kelekatan (bonding) dengan anak, dan sederet hasil evaluasi pengasuhan yang saya rasakan. Membersamai tumbuh kembang anak anak adalah sebuah anugerah. Dengan segala kerempongan dan kerepotannya. Tentu suatu saat akan merasakan manisnya buah ketelatenan dalam membimbing mereka.
Seperti pagi ini, karena tidak ada rencana keluar rumah dan masih dalam masa pemulihan karena sakit. Mamak punya ide untuk membuat pohon karakter, yang bisa dijadikan hiasan di dinding.
Apakah anak anak langsung mau, oh tentu tidak.. (hehehehe)
Mamak menyiapkan semua bahan dan alat  yang diperlukan. Kertas, gunting, lem, spidol, krayon dan tisu. Awalnya anak anak tidak merasa tertarik untuk ikut membantu, mereka masih asik dengan playdoughnya.
Saya keluarkan buku buku dari rak dan mencari referensi yang pas untuk membuat kata kata dalam pohon karakter. Mulailah membuat pola, pohon, daun dan buah. Dan anak anak belum juga tertarik. Dan tara, tak selang lama setelah mamak mulai menggunting pola mereka berdatangan untuk membantu.
“aku bantuin menggunting, ummi” kata kakak alissa
“ghizan juga, “ katanya tak mau kalah.
Oke – oke boleh semua membantu ummi, tapi ada syaratnya ya..
1.       Guntinglah dengan hati-hati
2.       Guntinglah dengan rapi dan seperti biasa sampahnya dikumpulkan di pojokan dulu. Setelah terkumpul baru dibuang di tempat sampah.
3.       Tidak saling berebut karena pekerjaan kita banyak, kalau saling berebut nanti pekerjaan menggunting malah tidak selesai.
Setelah mendengar penjelasan mamak, mereka menggunting dengan penuh semangat, karena penasaran pengin tahu seperti apa jadinya pohon karakter itu.

Dengan belajar komunikasi produktif kerempongan seriweuh apapun akan terasa ringan dan enjoy karena nalar lebih diutamakan ketimbang emosi.

#hari10
#GamesLevel1
#Tantangan10hari
#KuliahbunsayIip
#KomunikasiProduktif


Tidak ada komentar:

Posting Komentar