Senin, 06 November 2017

Komunikasi Produktif #2



Memasuki tantangan hari kedua, kali ini saya belajar untuk berkomunikasi secara efektif dan produktif kepada anak saya ghizan 5th 2bulan.
Butuh perjuangan untuk menyulap kondisi pagi hari senin yang super hectic menjadi pagi hari yang menyenangkan untuk memulai beraktifitas pekan ini. Sejak semalam saat “pillow talk” sudah berusaha untuk diberikan energi positif tentang esok senin yang menggembirakan agar efek libur weekend tidak keterusan dan pengin lanjut libur.
Pagi ini setelah bangun tidur alissa dan ghizan tidak segera beranjak dari kasur untuk mandi (baca bermalas malasan), sudah mulai “gemes” tapi saya tahan dengan cara menarik napas panjang dan berusaha senyum setulus mungkin meskipun itu susah. Menahan diri untuk tidak “ngomel” dipagi hari adalah cara pertama untuk saya menciptakan komunikasi yang produktif terhadap mereka. Kemudian saya menyiapkan perlengkapan yang harus mereka bawa, dan ternyata mereka belum juga beranjak dari tempat tidur padahal jam sudah menunjukkan pukul 05.30.
Masya Allah, mamak sudah mulai “gerah”
Sampai akhirnya kakak berhasil mandi dan giliran adik (ghizan).
Setelah kakak beres dengan baju dan bersiap untuk berangkat sekolah, tiba tiba saja ghizan yang sudah berpakaian seragam sekolah, menangis merengek minta libur.
Setelah diajak dialog dan tidak berhasil akhirnya mamak mengalah, ghizan ikut mengantar kakak sekolah dan tetap keukeuh tidak mau berangkat ke sekolah. Tarik nafas panjang dan masih tetap berprasangka baik bahwa pasti ghizan mau berangkat ke sekolah pagi ini.
Selesai mengantar kakak sekolah, dalam perjalanan ghizan berubah pikiran
“ummi aku mau berangkat sekolah” ungkapnya.
Oke baiklah, jawabku
Segera kupacu motor dan bergegas menuju kerumah untuk mengganti pakaian ghizan
Sampai akhirnya ghizan mau berangkat sekolah dengan kesadaran dan kemauan sendiri. Berangkat ke sekolah (TK) dengan riang dan gembira, meskipun akhirnya terlambat sampai di sekolah.
Dalam perjalanan menuju ke sekolah aku mengajaknya mengobrol sembari memberikan nasihat, semoga pagi hari yang sibuk ini, ghizan mulai memahami bahwa “rewel” dipagi hari tidaklah perlu.

“ Mamak yang sedang belajar menahan emosi “

#hari2
#GamesLevel1
#Tantangan10hari

#KuliahbunsayIip

Tidak ada komentar:

Posting Komentar