Sabtu, 02 Desember 2017

Melatih Kemandirian #3


Masih menikmati long weekend  setelah jumat kemarin libur dalam rangka memperingati maulid Nabi Muhammad SAW. Memasuki sabtu pagi yang dingin karena mendung menggelayut sejak jumat kemarin. Bahkan sepekan kemarin hujan turun membasahi bumi semoga Allah merahmati setiap makhlukNya.
Menjalani tantangan10hari memasuki hari ketiga, mempertahankan konsistensi dan ketega(s)an agar berhasil mencapai target one week one skill. Pekan ini masih mencoba untuk menyalakan tombol kemandirian untuk bangun sendiri dan bersemangat melaksanakan sholat shubuh untuk 2G. Tak jauh dari tempat mereka tidur, ummi sengaja tilawah alquran berharap dengan mendengar ayat alquran menjadi alarm bagi mereka untuk segera bangun. Jam dinding sudah menunjukkan pukul 05.15 pagi, tapi 2G terlihat masih pulas (tik tok tik tok). Ummi pegang kaki kakak, berharap segera bangun. Tak lama kemudian kakak bangun dan langsung membangunkan adik.
Alhamdulillah, bangun tanpa rengekan meskipun agak telat. Tak lupa ummi pasang senyuman semoga yang ia temui kala pagi hari adalah senyuman penuh asa dari umminya.
“bangunlah anak shalihah, mari berdoa alhamdulillahiladzi ahyana ba’dama amatana wa ilaihinnuzuur”.
Tak disangka kakak protes, “ ummi kenapa banguninnya telat, harus nya aku bangunnya jam 3 ”
“Oh iya ya, maafkan ummi, kak” jawabku
Dalam hati bergumam , ini karena ummi masih belum tega.
Terkadang melatih kemandirian anak bukanlah  semata anak yang berproses tetapi orang dewasa disekitarnya juga harus berani berproses. Melatih kemandirian adalah perjalanan panjang, sepanjang usia seseorang. Karena kemandirian inilah yang memungkinkan setiap individu bisa survive menghadapi tantangan dalam hidupnya.
Semoga Allah SWT menuntun kami semua.


#hariketiga
#tantangan10hari
#level2
#kuliahBunsayIIP

#melatih kemandirian

Tidak ada komentar:

Posting Komentar