Mutiara Hikmah Ramadhan
Memasuki Pintu Pertaubatan
Kembali kita dipertemukan dengan bulan yang penuh dengan kemuliaan, penuh dengan kebarakahan. Segala sesuatunya bernilai ibadah dengan pahala yang berlipat ganda. Ibadah sunnah dinilai wajib dan ibadah wajib dilipat gandakan mencapai tujuh puluh kali. Ramadhan menjanjikan keistimewaan yang luarbiasa bagi kaum Muslimin. Rasulullah pernah bersabda “ Barangsiapa berpuasa Ramadhan dengan keimanan dan mengharap pahala (keridhoan) Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang terdahulu. (HR. Bukhari).
Adakah orang yang tak memiliki dosa sepanjang hidupnya? Tentu saja jawabnya tidak ada , oleh karenanya Allah sediakan satu bulan istimewa diantara sebelas bulan yang lainnya. Yang khusus diberikan kepada kaum muslimin, agar memaksimalkan kehadiran Ramadhan sebagai bulan taubat dari seluruh dosa-dosa yang telah dilakukan. Sehingga ketika keluar dari bulan Ramadhan kita akan kembali menjadi insan yang fitri. Dengan syarat taubat yang dilakukan adalah taubat yang sungguh-sungguh dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan maksiat lagi.
Sebagaimana kita melihat dan menyaksikan nuansa rabbani sangat kental terasa ketika Ramadhan datang menyapa. Kaum muslimin datang berduyun-duyun untuk meramaikan masjid dan mushola, memperbanyak kajian, tadarus Alqur’an dan lain sebagainya. Lantunan ayat suci Alqur’an terdengar membahana di mana-mana. Tak kalah menariknya tayangan televisi pun mengikutinya, banyak sinetron-sinetron ataupun acara lain yang di kemas khusus berbau religius. Suasana kondusif tersebut tentu saja tidak terlepas dari kebarakahan bulan Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda Dari Abu Hurairah ra.
Rasulullah saw. Bersabda “Apabila tiba bulan Ramadan, maka dibukalah pintu-pintu surga, ditutuplah pintu neraka dan setan-setan dibelenggu.”(HR. Bukhari-Muslim)
Inilah memontum yang terbaik bagi kaum muslimin untuk segera berbenah dan melakukan perbaikan diri. Merenungi atas segala kesalahan yang pernah dilakukan kemudian bertaubat dan berjanji dengan sungguh-sungguh untuk tidak mengulanginya lagi. Ini pulalah kesempatan yang paling tepat untuk memperbaiki kualitas diri dengan meningkatkan intensitas serta kualitas ibadah. Memperbaiki amalan wajib, memperbanyak amalan sunnah, membiasakan tilawah alqur’an, infak dan sedekah serta menebar kebaikan kapan saja dan dimana saja.
Kehadiran bulan Ramadhan adalah kesempatan terbaik untuk mendidik jiwa agar terlatih untuk selalu dekat dengan Sang Maha Pencipta serta selalu menghambakan diri secara total hanya kepadaNya. Hal inilah yang akan membentengi kita dari segala perbuatan maksiat dan perbuatan tercela, sehingga taubat kita benar-benar bernilai taubatan nasuha.
WaAllahu A’lam
Umu Sulaimah S.PdI
Guru SDIT Ulul Albab dan
Direktur LSM Pendampingan Pelajar AL Kindi Club
Kota Pekalongan (085641735644)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar