Minggu, 28 Desember 2008

MENARA SYURGA

Ku eja angka Sembilan puluh Sembilan koma Sembilan
Diantara titik puncak menara kehidupan
Lelah hati melingkar bumi
Menggapai mimpi yang tak pernah henti

Ku eja angka Sembilan puluh Sembilan koma Sembilan
Diantara desir do'a diujung pengharapan
Bercerita tentang kemesraan Syurga
Yang tersenyum dilangit-langit kesadaran

Ku tata langkah bersama asa yang membuncah
Tengadah tangan
Berharap pada kuasaMu
Tuhan…………

Pekalongan, April 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar